Pemanfaatan Limbah Dapur sebagai Bahan Baku Kompos dengan Aktivator EM4 Selama 7 Hari

Authors

  • Heripan Heripan Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Adzkia Rahma Aulia Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Rizki Wulandari Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Alif Wahyuda Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Rio Rivaldo Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Ahmad Erik Henly Zaisa Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Fatimah Isnaine Azzahra Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Yosi Pratama Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Sherly Margareta Oktarani Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Gea Amanda Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Mico Emron Saputra Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Emelia Astriani Universitas Muhammadiyah Palembang

DOI:

https://doi.org/10.59024/faedah.v4i3.2022

Keywords:

Compost, EM4, Kithen Waste, KKN, Organic Waste Management

Abstract

Kitchen waste is a major source of organic household waste, yet its management at the community level remains limited. This study aimed to examine changes in the physical characteristics of compost produced from kitchen waste using the Effective Microorganism 4 (EM4) activator over a seven-day period at the household scale, as part of a student community service (KKN) program in tanjung pinang 2 village. A descriptive observational method was employed, involving daily monitoring of the composting process. The results indicated that the addition of EM4 accelerated the decomposition of kitchen waste, evidenced by a shift in color to dark brown-black, a transition to a loose, soil-like texture, a reduction in material volume, and the emergence of a non-pungent, fermented odor by the eventh day. These findigs align with previous research demonstrating the effectiveness of EM4 in accelerating the composting of household organic waste. This initiative is expected to serve as a simple model for organic waste management that can be replicated by the community.

References

Andhika, D. R., Ardiansyah, W., Sari, D. E., Nisa, S. H. K., Andani, J. V., & Priambodo, B. (2025). Pengelolaan sampah organik berkelanjutan: Pelatihan pembuatan kompos menggunakan bak dekomposer anaerob di kelompok tani Kelurahan Tanjung Perak Surabaya. PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 3(5), 46–54. https://doi.org/10.56832/pema.v5i3.1558

Atlantika, Y. N., Satono, H., Sadewo, Y. D., & Beni, S. (2022). Pendampingan pengomposan dengan menggunakan cairan Effective Microorganism (EM4) di lingkungan sekolah dasar daerah perbatasan Indonesia. AMMA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1).

Azra, R. G., Hakim, F. N., Ula, N. S., et al. (2025). Pemberdayaan masyarakat mengenai pengelolaan dan pemanfaatan sampah organik menggunakan teknologi EM4 pada Kelompok Wanita Tani Sari Khudroh. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 5(2), 202–210. https://doi.org/10.59837/jpmm.v2i4.191

Cahya, G., Manurung, N. E. P., & Burhan, A. (2026). Sosialisasi dan pelatihan pengomposan sampah organik secara anaerob di Quranic Farm Kalidoni Palembang. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 3(5), 1–7. https://doi.org/10.59025/m8109m77

Ekawandani, N., & Alvianingsih. (2018). Efektifitas kompos daun menggunakan EM4 dan kotoran sapi. TEDC, 12(2), 145–150. https://doi.org/10.31227/osf.io/pyqaj

Fahruddin, & Abdullah. (2020). Analisis efektivitas pengomposan sampah organik di daerah perkotaan. Jurnal Biologi Makassar, 5(1), 1–8.

Hamidah, N., Sinthia, C. F., & Anshori, M. I. (2023). Pengaplikasian komposter sampah organik untuk kelompok PKK. Community Development Journal, 4(4), 7980–7991.

Hastuti, R., et al. (2021). Pembuatan kompos sampah dapur dan taman dengan bantuan aktivator EM4. Proceeding of Chemistry Conferences, 6, 1–6. https://doi.org/10.20961/pcc.6.0.55084.18-21

Lakaoni, L. N., Triastianti, R. D., Muyasaroh, N., & Nasirudin, N. (2022). Pengaruh penambahan EM4 pada pengomposan ampas kulit lada putih Piper nigrum L. terhadap kandungan NPK. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 22(1), 50–56. https://doi.org/10.37412/jrl.v22i1.135

Prasetyo, A., & Rahmawati, D. (2022). Efektivitas EM4 dalam pengomposan limbah organik rumah tangga secara anaerob. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 75–83.

Putri, N. M., Sudarti, S., & Yushardi, Y. (2024). Studi literatur: Metode pengolahan sampah organik untuk mengurangi limbah di pemukiman. Jurnal Fisika Papua, 3(1), 27–30. https://doi.org/10.31957/jfp.v3i1.128

Standar Nasional Indonesia. (2004). SNI 19-7030-2004: Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik. Badan Standardisasi Nasional.

Syahyuda, N. M., Gabriela, F., Sawir, H., & Irawan, A. (2025). Uji kualitas parameter kadar air dan rasio C/N pada pupuk kompos organik campuran sampah rumah tangga dengan kotoran kambing. Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri, 25(2), 412–416. https://doi.org/10.36275/mk8esk45

Trivana, L., Pradhana, A. Y., & Manambangtua, A. P. (2017). Optimalisasi waktu pengomposan pupuk kandang dari kotoran kambing dan debu sabut kelapa dengan bioaktivator EM4. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 9(1), 16–24. https://doi.org/10.20885/jstl.vol9.iss1.art2

Zai, P., & Mendrofah, P. Z. (2025). Pengaruh pemberian EM4 dengan konsentrasi berbeda terhadap lama pelapukan dan kualitas kompos dari limbah dapur organik dalam komposter tertutup skala rumah tangga. PENARIK: Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 2(2), 128–133.

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Heripan Heripan, Adzkia Rahma Aulia, Rizki Wulandari, Alif Wahyuda, Rio Rivaldo, Ahmad Erik Henly Zaisa, … Emelia Astriani. (2026). Pemanfaatan Limbah Dapur sebagai Bahan Baku Kompos dengan Aktivator EM4 Selama 7 Hari. Faedah: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(3), 341–345. https://doi.org/10.59024/faedah.v4i3.2022

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.