Deiksis dalam Film Habibie dan Ainun (2012) serta Relevansinya terhadap Pendidikan Karakter

Authors

  • Elyna Rafiza Zaliana Universitas Negeri Semarang
  • Naura Lutfia Fajriani Universitas Negeri Semarang
  • Angela Merici Tamara Wibowo Universitas Negeri Semarang
  • Farah Maulida Ayu Zahara Universitas Negeri Semarang
  • Salma Ayu Aini Zulfa Universitas Negeri Semarang
  • Asep Purwo Yudi Utomo Universitas Negeri Semarang
  • Ngabiyanto Ngabiyanto Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.59024/atmosfer.v4i1.1634

Keywords:

Character Education, Deixis, Habibie and Ainun, Pragmatics, Qualitative Descriptive Approach

Abstract

This study aims to examine the use of deixis in the film Habibie and Ainun (2012) through a pragmatic approach and to explore its implications for character education. The research employs a descriptive qualitative method by analyzing utterances containing personal, spatial, temporal, discourse, and social deixis in the main characters’ dialogues. The data were obtained through transcription and contextual interpretation to uncover the pragmatic meanings embedded in the linguistic expressions. The findings reveal that deixis functions not only as a linguistic reference marker but also as a medium for expressing and reinforcing character values such as loyalty, responsibility, perseverance, and love. The contextual use of language in the film reflects the process of moral formation and emotional depth, demonstrating how language contributes to shaping character development. This study contributes to the development of Indonesian language learning by emphasizing the integration of pragmatic analysis and character education through film media. Therefore, it is recommended that language educators utilize educational films containing pragmatic elements as effective learning resources to enhance both linguistic competence and moral awareness among students.

References

Aci, A. (2019). Analisis deiksis pada novel Sang Pemimpi karya Andrea Hirata. Sarasvati, 1(2), 1–15.

Alika, F. A., & Afnita, A. (2025). Tindak tutur direktif dan ekspresif dalam pidato Megawati “Perayaan HUT ke-50 PDI”. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(2), 182–190.

Amalia, S. U., Rosyid, L. C., Mukaromah, S. L. N., Fiddinina, F. S., Fadilah, A. N., Utomo, A. P. Y., & Nugroho, Y. E. (2024). Analisis deiksis dalam cerita pendek “Rembulan di Mata Ibu” dan “Sepotong Cinta dalam Diam” karya Asma Nadia. Intellektika: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(5), 193–203.

Anggraini, R. D., Murni, M., & Suriadiman, N. (2022). Deiksis persona dalam novel Muara Rasa karya Devania Annesya dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar bahasa Indonesia tingkat SMP kelas IX. GERAM: Gerakan Aktif Menulis, 10(2), 111–123.

Astini, P. D., Puspitasari, D., Marfah, R. A., Yuniawan, T., Neina, Q. A., & Utomo, A. P. Y. (2023). Kajian sosiologi sastra dalam cerpen “Tungku di Tubuh Ibu,” “Kejadian di Tambang Pasir,” dan “Layang-Layang Manusia” pada laman Kompas.com edisi Maret 2023. Jurnal Basataka (JBT), 6(1), 230–242.

Ayudia, A. M., Ramadhani, L., & Lubis, R. W. (2021). Deiksis dalam film Guru-Guru Gokil: Analisis pragmatik. Jurnal Bahasa dan Sastra, 6(1), 20–34.

Azzahro, A. F., Arianti, N. O., Rahayu, A., Maharani, A., Hutabarat, E. N., Utomo, A. P. Y., & Nugroho, Y. E. (2024). Analisis deiksis dalam film Mencuri Raden Saleh karya Angga Dwimas Sasongko. Student Research Journal, 2(4), 197–223.

Barlanti, K. N. Q., Primasari, F. A., Murdiani, L., Sari, F. R. D., Azizah, C. I., Utomo, A. P. Y., & Kesuma, R. G. (2024). Analisis tindak tutur ilokusi pada daftar putar Maudy Ayunda’s Booklist dalam kanal YouTube Maudy Ayunda. Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 2(1), 1–23.

Dewi, A., Syahrani, N. F., Utom, W., Utomo, A. P. Y., Maharani, A. T., Kesuma, R. G., & Majdudin, M. (2024). Analisis deiksis dalam kumpulan cerpen Setangkai Melati di Sayap Jibril karya Danarto. Journal of Student Research, 2(4), 227–248. https://doi.org/10.55606/jsr.v2i4.3204

Effendi, D. I., Safhida, M., & Hariadi, J. (2018). Analisis deiksis waktu pada tuturan dosen yang berlatar belakang budaya berbeda. Jurnal Simbolika: Research and Learning in Communication Study, 4(1), 52–61.

Fahrunisa, N., & Utomo, A. P. Y. (2020). Deiksis persona dalam film Dua Garis Biru karya Gina S. Noer produksi Starvision dan Wahana Kreator. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 21(2), 103. https://doi.org/10.19184/semiotika.v21i2.19763

Fatikah, S., Anjani, T. A. P., Salsabila, I. A. K., Rufaidah, D., & Utomo, A. P. Y. (2022). Analisis tindak tutur ekspresif dalam film Sejuta Sayang Untuknya sutradara Herwin Novanto. Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan dan Humaniora (JISPENDIORA), 1(1), 100–108.

Fitriana, S., Oktaviani, N. A., Setiawati, A., Safitri, D. L., Utomo, A. P. Y., & Kesuma, R. G. (2023). Analisis kalimat tidak efektif pada buku panduan capaian pembelajaran elemen jati diri untuk pengajar PAUD. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial (JUPENDIS), 1(2), 173–189. https://doi.org/10.54066/jupendis-itb.v1i2.295

Fitrianti, E. (2018). Deiksis sosial dalam diskusi mahasiswa program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ekasakti Padang. UNES Journal of Education Sciences, 2(1), 71–81.

Hamzah, A., Mooduto, W. I. S., & Mashudi, I. (2021). Analisis deiksis dalam bahasa Gorontalo. Jurnal Penelitian Humaniora, 22(1), 51–63.

Kholifah, N. N., Kusumaningsih, D., Wicaksana, M. F., & Areza, R. J. (2023). Memperjelas tindak tutur asertif melalui penggunaan deiksis dalam webseries Imperfect 2 episode 1–3. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(2), 995–1011.

Khusna, F., & Utomo, A. P. Y. (2022). Analisis deiksis cerpen “Bila semua wanita cantik!” karya Tere Liye.

Laila, A. I., Firdaus, A., Suhendar, Z. N., Hudhana, W. D., & Utomo, A. P. Y. (2022). Deiksis dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo. Cendekia: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa, dan Pendidikan, 2(2), 74–95. https://doi.org/10.55606/cendikia.v2i2.305

Made, S., Warmadewi, A. A. I. M., & Subagia, I. K. (2024). Deiksis persona dalam konten Instagram. Kulturistik: Jurnal Ilmu Bahasa dan Budaya, 8(2), 37–43.

Mahsun. (2005). Metode penelitian bahasa. Rajawali Pers.

Maisyaroh, A., & Utomo, A. P. Y. (2020). The implications of the language in cigarette advertisements for “Djarum Coklat” in 2010–2020. Kadera Bahasa, 12(2).

Maulidina, S., Munir, S., & Gunawan, H. (2025). Nilai moral dalam film Bolehlah Sekali Saja Ku Menangis yang disutradarai oleh Reka Wijaya. Diksatrasia: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 742–754.

Moleong, L. J. (2013). Metode penelitian kualitatif. PT RajaGrafindo Persada.

Mubarok, M. F., Alghifari, R. D., Haq, M. A. A., Rahagi, F. P., Adzim, B. F., Alamsyah, B. A., & Utomo, A. P. Y. (2024). Analisis deiksis pada daftar putar Belajar Mantappu dalam channel YouTube Nihongo Mantappu. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 2(1), 173–186.

Mubarrodah, S., & Alatas, M. A. (2025). Pragmovisual: Pemanfaatan cuplikan film sebagai media pembelajaran matakuliah pragmatik pada mahasiswa TBIN C angkatan 22. Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series, 8(3), 1888–1897.

Muhammad, M. H. (2011). Metode penelitian bahasa. Ar-Ruzz Media.

Mukhsin. (2020). Peranan teknologi informasi dan komunikasi dalam menerapkan sistem informasi desa di era globalisasi. Teknokom, 3(1), 7–15.

Mulyati. (2019). Deiksis sosial dalam kumpulan cerpen Lembah Kehidupan karya M. Husseyn Umar (kajian pragmatik). Jurnal Bindo Sastra, 3(2), 75–82.

Musthofa, D., & Utomo, A. P. Y. (2021). Kesantunan berbahasa Indonesia dalam tindak tutur ilokusi pada acara Rosi (Corona, media, dan kepanikan publik). Metamorfosis: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 14(1), 28–36.

Mutia, A., Khusna, F., & Utomo, A. P. Y. (2022). Analisis deiksis cerpen “Bila semua wanita cantik!” karya Tere Liye. Jurnal Ilmiah Semantika, 3(2), 101–110.

Pande, N. K. N. N. (2020). Kajian pragmatik mengenai tindak tutur bahasa Indonesia dalam unggahan media sosial Instagram @halostiki. Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 3(1), 32–38.

Pantu, A., & Luneto, B. (2014). Pendidikan karakter dan bahasa. Al-Ulum, 14(1), 153–170.

Prabaningrum, D., Pristiwati, R., Utomo, A. P. Y., Fadilah, E., & Utami, S. B. (2024). Character building guru humanis dalam upaya pemberdayaan coping strategy bagi peserta didik melalui kisah dan karya sastra. Andil Mulawarman Journal of Community Engagement, 1(4), 141–146.

Pramesti, D. A., & Dieni, N. A. I. (2023). Analysis of presupposition used in Encanto movie script. Linguamedia Journal, 4(1).

Pranowo, P., & Febriasari, D. (2020). Fungsi bahasa dan makna pragmatik dalam media sosial untuk memerangi COVID-19: Kajian etnopragmatik. Bahastra, 40(2), 104. https://doi.org/10.26555/bahastra.v40i2.17306

Pratiwi, C. L. I., & Utomo, A. P. Y. (2021). Deiksis dalam cerpen “Senyum Karyamin” karya Ahmad Tohari sebagai materi pembelajaran bahasa Indonesia. Lingua Susastra, 2(1), 24–33.

Rahardi, K. (2020). Pragmatik: Konteks ekstralinguistik dalam perspektif cyberpragmatics. USD Repository.

Rahmawati, U., & Masrur, M. F. (2022). Hubungan deiksis persona dan deiksis sosial dalam film Cry Me a Sad River karya Luo Luo. Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 9(2), 194–210.

Rahmayanti, R. D., Yarno, Y., & Hermoyo, R. P. (2021). Pendidikan karakter dalam film animasi Riko The Series produksi Garis Sepuluh. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7(1), 157–172.

Restu, A., Qudsi, Z. R., & Utomo, A. P. Y. (2022). Penggunaan ragam deiksis pada naskah drama berjudul “Legenda Keong Mas.” Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya, 3(1), 58–71. https://doi.org/10.22515/tabasa.v3i01.4204

Rodhiasari, D. A., Fitriani, N., Samosir, R., Muna, A. B., Shafarina, R. N., Utomo, A. P. Y., & Kesuma, R. G. (2024). Analisis deiksis dalam channel YouTube Satu Persen pada daftar putar “Manajemen waktu.” Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 3(1), 1–20.

Santoso, J., Sabardila, A., Wahyudi, A. B., Haryanti, D., Faizah, N., & Riyanto, S. (2017). Aspek nilai moral dalam akun Facebook Jokowi. Jurnal Penelitian Humaniora, 18(2), 38–45.

Siadari, O. L. (2020). Analisis penggunaan deiksis dalam novel I’mperfect karya Meira Anastasia.

Sihombing, A. R. D., Sianturi, A., Butar-Butar, F. K., & Surip, M. (2024). Peran bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan di era globalisasi. Jurnal Sadewa: Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran, dan Ilmu Sosial, 2(3), 9–18.

Siregar, D. Y., Rizkiara, I., Hawa, P., Neifa, K., & Putri, L. (2024). Exploring meaning: A pragmatics analysis in everyday communication. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(6), 3524–3535.

Sulistyo, E. T. (2013). Pragmatik: Suatu kajian awal.

Tologana, W. (2016). Deiksis dalam novel Assalamualaikum Beijing karya Asma Nadia (suatu kajian pragmatik). Jurnal Elektronik Fakultas Sastra Universitas Sam Ratulangi, 4(6).

Wardani, P. K., Zahro, N. F., Jauhari, F., Shofa, A. N., Alkahfi, A. F., Mushoffa, Z., & Utomo, A. P. Y. (2025). Tuturan ekspresif dan direktif dalam pementasan teater berjudul “Yang Paling Manusia” karya SMAN 4 Sidoarjo. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(1), 416–447.

Widianto, N. A., Putri, R. A., Juniar, A. D., Utami, R. P., Ahammi, F., Utomo, A. P. Y., & Muslikah, M. (2024). Tingkat keterbacaan dan keefektifan kalimat pada teks narasi sebagai bahan ajar membaca pemahaman di buku narasi literasi bahasa Indonesia kelas IX terbitan Direktorat Pendidikan. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa, dan Budaya, 2(4), 141–161.

Widyanarti, T., Syahrani, R. H., Fadhilah, N., Adawiyyah, N., Setiawaty, S. H., & Putri, A. O. A. (2024). Tantangan dan inovasi dalam komunikasi antarbudaya di era globalisasi. Interaction Communication Studies Journal, 1(3), 24.

Zubairi, A., Basri, A., Zainuddin, A., & Mas’odi. (2024). Analisis penggunaan deiksis dalam cerpen bahasa Indonesia. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(6), 459–468. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i6.3301

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Elyna Rafiza Zaliana, Naura Lutfia Fajriani, Angela Merici Tamara Wibowo, Farah Maulida Ayu Zahara, Salma Ayu Aini Zulfa, Asep Purwo Yudi Utomo, & Ngabiyanto Ngabiyanto. (2026). Deiksis dalam Film Habibie dan Ainun (2012) serta Relevansinya terhadap Pendidikan Karakter. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, Dan Sosial Humaniora, 4(1), 146–182. https://doi.org/10.59024/atmosfer.v4i1.1634

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.